Selasa, 20 Januari 2015

Pengenalan dan Pengukuran Komponen Elektronika Dasar Ponsel

PENGENALAN DAN PENGUKURAN
KOMPONEN ELEKTRONIKA DASAR PONSEL



Komponen elektronika adalah komponen yang tidak bisa dipisahkan pada
setiap alat atau perangkat elektronik dalam kebutuhan kita sehari-hari,
komponen ini sangat banyak jenis, namun walaupun hal ini sudah dibahas pada
buku terdahulu, kita akan jelaskan kembali sedikit tentang perangkat
elektronika, diantaranya :
1. Transistor
2. Condensator
3. Dioda
4. Kumparan
5. Resistor
6.  IC (Integrated Circuite)
Di dalam perangkat handphone banyak komponen yang digunakan, dan untuk
dapat mengerti cara bekerjanya rangkaian pada perangkat ponsel maka harus
dipelajari sifat dari komponen-komponen tersebut. Pada bab ini akan kami
berikan tuntunan untuk mengenal komponen-komponen yang terdapat pada
perangkat ponsel sec ara singkat dan padat.

Transistor
Kalau kita perhatikan hampir dalam setiap rangkaian elektronika masa
sekarang ini banyak di jumpai satu atau beberapa buah komponen yang
bentuknya kecil dan warnanya hitam yang dilengkapi dengan 3 buah kaki.
Komponen tersebut dinamakan transistor. Transistor tersebut termasuk juga
dalam jenis komponen aktif.
Fungsi dari komponen ini adalah sebagai penguat frekuensi dan juga sebagai
saklar otomatis

Cara pengukuran transistor sebagai berikut :
Mengukur transistor harus dilepas dahulu dari papan PCB, Cara mengukur
dengan multi tester kalibrasi X1 dengan posisi kabel negative multi tidak
berubah posisi, sedangkan positive 2X pindah, jika jarum bergerak sejauh 75 %
maka transistor kondisi baik

Condensator
Komponen ini adalah termasuk salah satu komponen pasif yang banyak
dipergunakan dalam rangkaian elektronika. Condensator dalam bidang
elektronika disebut juga kapasitor atau condenser.
Symbol dari kondensator adalah seperti pada gambar dibawah ini:
Fungsi dari komponen ini antara lain:
•  Sebagai k opling antara rangkaian yang satu dengan yang lainnya (pada
rangkaian Power Supply).
•  Sebagai filter dalam rangkaian Power Supply.
•  Sebagai pembangkit frekuensi dalam rangkaian antenna.
•  Menghilangkan bouncing (loncatan api) bila di pasang pada saklar.
Cara pengukuran condensator dengan menggunakan multi tester pada posisi
X1, ketika diukur maka jarum akan bergerak dan kembali pada posisi semula
walaupun diukur secara bolak-balik
Condensator biasa       Condensator Elco

Dioda
Dioda berfungsi sebagai penyearah arus atau tegangan, karena pada dioda
terdapat kutub positif dan kutub negative, komponen dioda ini tidak boleh
dipasang terbalik, komponen ini juga ada yang disebut dioda led yaitu dioda
yang berfungsi mengeluarkan cahaya
Pengujian dioda dapat dilakukan dengan menggunakan multi tester, jika diukur
maka jarum akan bergerak dan jika dibalik cara pengukuranny a maka jarum
pada multi tester tidak akan bergerak
Cara pengukuran Led dioda dengan multi tester, jika led dioda dalam kondisi
baik maka led dioda akan mengeluarkan cahaya

Kumparan / Lilitan
Kumparan atau lilitan juga termasuk dari pada bagian komponen elektronika,
fungsi dari kumparan atau lilitan ini sebagai pembentuk gelombang
elektromaghnet atau dapat juga dikatakan sebagai filter

Resistor
Resistor ini adalah sebuah komponen hambatan, dimana komponen ini bekerja
untuk menjadikan tegangan yang besar menjadi lebih kecil dengan satuan
hitung ohm. Cara pengukuran dengan menggunakan multi tester ialah jika
komponen ini kondisi baik maka jarum multi akan bergerak, jika rusak maka
jarum multi tidak bergerak

IC (Intergrated Circuit)
Perkembangan teknologi elektronika telah berkembang dengan pesatnya. Hal
ini ditandai dengan bermunculannya produk-produk baru yang disebut
Intergrated Circuit (IC). Komponen IC tersebut dibentuk dari beberapa macam
komponen dirangkai menjadi satu rangkaian yang terintergrasi dalam bentuk
sebuah chip.

Dengan memasang beberapa buah komponen IC telah memungkinkan
seseorang dapat menciptakan suatu perangkat elektronika yang moderen
seperti computer dan yang lainnya.
a.  Membaca nomor kaki IC BGA dengan berdasarkan tanda disebelah kiri dari
titik dibaca dengan Huruf (A,B,C…) dan disebelah kanan dari titik dibaca
angka (1,2,3,….) berarti dibaca = A1, B2, dan seterusnya
b.  Untuk kaki IC kelabang dibaca berlawanan arah dengan jarum jam dari titik
yang ada pada IC tersebut.


itulah artikel saya pada hari ini,terimah kasih atas kunjungannya.jangan lupa untuk berkunjung lagi lain waktu,baca artikel lainnya DISINI!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar